KATEGORI DALAM DESAIN GRAFIS

Printing (Percetakan)

Percetakan

Percetakan merupakan sebuah proses industri untuk memproduksi secara massal tulisan dan gambar, terutama dengan tinta di atas kertas menggunakan sebuah mesin cetak. Hal ini merupakan bagian penting dalam penerbitan dan percetakan transaksi.

Banyak buku, koran, brosur, flyer dan majalah yang biasanya dicetak menggunakan teknik percetakan offset. Warna-warna bisa didapatkan dengan membebankan beberapa pola warna dari setiap pelat offset sekaligus. Teknik percetakan lainnya termasuk cetak relief, sablon, rotogravure, dan percetakan berbasis digital seperti pita jarum, inkjet, dan laser.

Dikenal juga teknik cetak poly untuk pemberian kesan emas dan perak ke atas permukaan dan cetak emboss untuk memberikan kesan menonjol kepada kertas.

Web Design

web desain

Web Design merupakan salah satu istilah tentang desain secara visual yang diterapkan kepada media digital yaitu website. Hal ini juga ada kaitannya dengan apa itu web development, Karena pengembangan sebuah website tidak hanya menuntut fungsionalitas website tersebut, melainkan kita juga membutuhkan sebuah esensi seni yang disebut design.

Kembali ke tujuan website tersebut dibuat, tujuan dibuatnya sebuah website tidak lain adalah sebagai salah satu media komunikasi, dimana memang bertujuan untuk membuat atau menyampaikan informasi secara cepat dan realtime.

Membuat desain pada sebuah website memerlukan kemampuan khusus dimana tidak semua orang bisa  memberikan desain unik tanpa menghilangkan fungsi utama dari website tersebut. Seperti yang kita sendiri alami, saat mengunjungi sebuah website tentu yang pertama kali kita lihat adalah desain dari website itu sendiri, baik itu dari komposisi warna sampai tata letak.

Film

Film

Desain Grafis yang berkaitan dengan industri perfilman dan TV mencakup beberapa kegiatan, antara lain, konsep visual, story board, tittle & credits, spesial effect, stage design, dan juga materi promosi berupa spanduk, poster film, iklan dan juga materi hasil produksi berupa VCD atau DVD dari film itu sendiri.

Film juga dikenal sebagai movie, gambar hidup. Film teater atau foto bergerak, merupakan serangkaian gambar diam, yang apabila ditampilkan pada layar akan menciptakan ilusi gambar bergerak karena efek fenomena phi. Ilusi optik ini mengajak penonton untuk melihat gerakan berkelanjutan antar objek yang berbeda secara cepat dan berturut-turut. Proses pembuatan film merupakan penggabungan dari seni dan industri. Sebuah film dapat juga dibuat dengan memotret adegan sungguhan dengan kamera film, memotret gambar atau model “miniatur” menggunakan teknik animasi tradisional, dengan CGI dan animasi komputer, atau dengan kombinasi beberapa teknik yang ada dan efek visual lainnya.

Sinema merupakan kependekan dari sinematografi, sering digunakan untuk merujuk pada industri film, pembuatan film dan seni pembuatan film. Pengertian sinema zaman sekarang merupakan seni dalam (simulasi) pengalaman untuk mengkomunikasikan ide, cerita, tampilan, sudut pandang, rasa, keindahan atau suasana dengan cara direkam dan gambar bergerak yang di program bersamaan dengan penggerak sensorik lainnya.

EGD (Environment Graphic Design)

logo company

Kedua bidang (EGD dan Logo) merupakan desain profesional yang meliputi desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman.

Environment Graphic Design atau istilahnya Graphic Lingkungan merupakan segala bentuk grafik yang ada di lingkungan, termasuk di dalamnya berupa tanda-tanda penunjuk arah, papan pengumuman, ornament graphis pada sebuah bangunan, pelat nama di gedung-gedung, juga segala bentuk tulisan pada objek dua maupun tiga dimensi.

Ruang lingkup EGD meliputi signage, wayfinding system, exhibition design, information design, pictogram juga placemaking. Project EGD dapat melibatkan arsitek, interior design, landscape maupun industrial design.

Desain Produk

Desain Produk

Desain produk bisa kita disebut sebagai Industrial Design yang merupakan bidang ilmu dalam perencanaan dan perancangan barang untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Sebuah karya desain dianggap sebagai kekayaan intelektual karena merupakan hasil buah pikiran dan kreatifitas dari pendesain, sehingga dilindungi hak ciptanya oleh pemerintah melalui Undang-Undang No. 31 tahun 2000 tentang Desain Industri. Jarak waktu perlindungan untuk desain industri adalah 10 tahun terhitung sejak tanggal penerimaan permohonan Desain Industri ke Kantor Ditjen Hak Kekayaan Intelektual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *