DEFINISI PERIKLANAN

Apa yang kamu rasakan ketika melihat iklan? Jawabannya pasti bervariasi, ada yang senang dan terhibur karena iklannya lucu dan menarik, namun tak jarang pula yang merasa bosan. Iklan yang ditampilkan secara gencar dan terus-menerus tanpa henti di berbagai media membuat berpotensi besar membuat orang jenuh untuk melihatnya. Jika orang melihat saja enggan, apalagi memperhatikan iklan yang ditayangkan. Oleh karenanya, iklan harus dikemas secara unik, menarik dan menghibur agar orang terdorong serta termotivasi untuk menyimak pesan iklan.

Apa itu periklanan?

Apa itu periklanan? Di berbagai negara, periklanan mempunyai istilah yang berbeda-beda. Misalnya di Amerika Serikat dan Inggris, mereka menyebutnya dengan “advertising”. Istilah “advertising” juga sering digunakan oleh masyarakat Indonesia di banyak kesempatan. Kata ini berasal dari bahasa latin “ad-vere” yang berarti “menyampaikan pikiran atau gagasan kepada orang lain”.

Iklan adalah kata yang paling populer bagi orang Indonesia. Kata ini berasal dari Bahasa Arab “I’lan”. Sementara orang Belanda menyebut iklan dengan kata “advertentie”. Dari kata inilah, orang Indonesia lalu menyebutnya dengan “advertensi”. Istilah lain yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia, yaitu reklame. Kata “reklame” itu sendiri diturunkan dari bahasa Perancis, yaitu “reclamare” yang artinya “meneriakkan kata secara berulang-ulang”.

Menurut para ahli baik secara individu ataupun kelembagaan memiliki pendapat yang berbeda-beda tentang definisi iklan. Gagasan tentang iklan itu dapat dilihat dari berbagai sudut pandang sesuai dengan disiplin keilmuan. Misalnya, dalam ilmu komunikasi, periklanan didefinisikan sebagai proses komunikasi yang terjadi antara penyampai pesan atau komunikator (pengiklan) dan penerima pesan atau komunikan (audiens) melalui media terpilih. Dalam perspektif pemasaran, pengertian iklan mengarah pada penjualan produk atau jasa. Menurut The American Marketing Association (AMA), definisi iklan merupakan setiap bentuk pembayaran terhadap suatu proses penyampaian dan perkenalan ide-ide, gagasan, dan layanan yang bersifat non personal atas tanggungan sponsor tertentu.

arti periklanan

Definisi iklan menurut Masyarakat Periklanan Indonesia (MPI)

Definisi iklan menurut Masyarakat Periklanan Indonesia (MPI) adalah segala bentuk pesan tentang suatu produk atau jasa yang disampaikan lewat suatu media dan ditujukan kepada sebagian atau seluruh masyarakat. Definisi iklan menurut Peter dan Olson, merupakan penyajian informasi nonpersonal tentang suatu produk, merek, perusahaan atau toko yang dilakukan dengan bayaran tertentu. Rheinald Kasali mendefinisikan iklan sebagai pesan yang menawarkan suatu produk yang ditujukan kepada masyarakat melalui suatu media.

Berdasarkan pendapat beberapa ahli pemasaran tentang pengertian periklanan tersebut, terdapat beberapa kesamaan yang dapat kita simpulkan. Periklanan berhubungan erat dengan penyampaian pesan tentang suatu produk atau merek tertentu yang ditujukan kepada masyarakat sebagai pelanggan atau calon pembeli. Pesan-pesan merek tersebut kerap kali kita sebut dengan iklan yang disampaikan melalui media, misalnya televisi, radio, internet, media luar ruang, dan sebagainya. Oleh karena itu, iklan bersifat nonpersonal, artinya iklan disampaikan melalui media dan bukan melalui hubungan pribadi secara langsung atau tatap muka.

Untuk memperlihatkan iklan melalui media, para pengiklan dapat langsung berhubungan dengan pengelola media atau bisa juga memanfaatkan jasa pihak lain yaitu biro iklan. Selanjutnya, biro iklan inilah yang akan mengurus segala hal yang berkaitan dengan penayangan iklan di media. Melihat pendapat para ahli di atas, iklan mempunyai beberapa tujuan dan fungsi. Tujuan-tujuan periklanan di antaranya yaitu memberi informasi, mengingatkan, dan mengajak pembeli untuk melakukan tindakan. Tepatnya, iklan merupakan salah satu bauran pemasaran untuk mempengaruhi persepsi dan perilaku pembelian konsumen. Melalui iklan yang baik dan mendidik, masyarakat dapat mengenal produk atau jasa yang ditawarkan sehingga berpotensi besar menjadi pelanggan setia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *