7 LAPANGAN PEKERJAAN MENARIK UNTUK DESAINER GRAFIS

Desainer grafis sangat dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan baik lembaga pemerintah maupun swasta. Tidak heran, profesi desainer grafis merupakan jenis pekerjaan yang banyak diminati oleh banyak kalangan, baik mereka yang baru lulus sekolah, kuliah D3 atau S1 atau mereka yang sudah berpengalaman. 

Sekarang ini, bidang studi desain grafis sudah banyak diajarkan di sekolah-sekolah terutama Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mempunyai jurusan desain grafis atau grafika. Setelah lulus sekolah, mereka yang mengambil jurusan tersebut mengharapkan dapat langsung diterima bekerja di perusahaan bonafid atau melanjutkan kuliah di D3 atau S1 Desain Komunikasi Visual.

Semakin banyaknya lulusan desain grafis maka persaingan dalam upaya memperoleh pekerjaan sangatlah ketat. Di koran, kita bisa melihat lowongan pekerjaan desain grafis yang tersedia setiap hari. Bekerja di perusahaan terkenal dengan gaji tetap yang tinggi merupakan harapan bagi sebagian besar orang. Tetapi, ada juga desainer grafis yang memilih untuk bekerja secara part time atau freelance.

Berikut lapangan pekerjaan untuk desainer grafis:

Biro Iklan (Advertising Agency)

biro iklan

Biro iklan atau advertising agency merupakan perusahaan yang sering dicari oleh para desainer grafis, baik mereka yang sedang kuliah untuk magang atau mereka yang sudah lulus kuliah untuk mencari kerja. Bekerja di advertising agency multinasional terbaik menjadi kebanggaan bagi sebagian besar desainer grafis, karena gaji yang ditawarkan terbilang tinggi.

Sebagai desainer grafis di advertising agency, kamu akan ikut serta dalam proses pembuatan iklan terutama iklan media cetak. Proses perancangan iklan membutuhkan proses yang cukup panjang mulai dari briefing dari klien, brainstorming, perancangan konsep kreatif, eksplorasi visual hingga eksekusi iklan yang membutuhkan kreativitas dan teamwork yang tinggi.

Studio Desain (Creative Studio)

studio desain

Lapangan pekerjaan bagi seorang desainer grafis salah satunya adalah creative studio atau studio desain grafis. Bekerja di creative studio, kamu akan banyak mendesain berbagai macam media periklanan seperti brosur, katalog, poster, majalah, logo (brand identity), undangan, dan lain-lain. Umumnya, suasana kerja di creative studio sangatlah casual alias tidak formal. So, kamu bisa bekerja dengan pakaian santai seperti kaos oblong misalnya.

Bagi kamu yang punya jiwa entrepreneur atau semangat untuk berwirasusaha, membuka creative studio sendiri bisa menjadi pilihan yang tepat. Membuka usaha creative studio, kamu tidak perlu mengeluarkan banyak budget. Hanya bermodalkan laptop dan peralatan pendukung seperti printer dan scanner, kamu sudah bisa membuka usaha sendiri. Dan didukung dengan kreativitas dan kemauan yang tinggi tentunya.

Branding Agency

branding agency

Bekerja di perusahaan branding agency terbaik menjadi mimpi bagi sebagian besar desainer grafis, terutama mereka yang mahir mendesain logo. Selain mampuan merancang desain logo (corporate identity), kamu akan banyak membuat desain stationery kit, marketing kit, brand identity manual guide, sign system, dan lainnya.

Desain-desain tersebut merupakan bentuk aplikasi logo yang nantinya akan disusun dan dapat menunjang aktivitas perusahaan. Bekerja di perusahaan branding agency ternama, kamu harus dibekali dengan pemahaman konsep desain dan pemasaran yang kuat. Tidak hanya mampu mendesain logo yang bagus, namun juga dari aspek strategi branding dan pemasaran.

Percetakan

percetakan

Percetakan bisa kamu temukan di setiap sudut kota. Artinya, lapangan pekerjaan bagi desainer grafis itu terbuka luas. Setiap percetakan tentu membutuhkan tenaga desain grafis untuk merancang desain brosur, undangan, kartu nama, kop surat, dan sejenisnya. Meski banyak juga percetakan yang tidak menerima jasa desain atau hanya menerima desain yang sudah jadi, lalu tinggal dicetak.

Jenis percetakan itu sendiri berbagai macam, ada percetakan offset, digital printing atau cetak sablon. Jika kamu bekerja di digital printing, kamu tak hanya harus jago mendesain lewat komputer, tapi juga harus bisa mengoperasikan mesin cetak digital. Untuk mesin cetak offset atau sablon, biasanya sudah ada tenaga sendiri.

Media Massa

media masa

Tertarik bekerja sebagai desainer grafis? Bagi kamu yang mau jadi desainer grafis, bekerja di media massa baik cetak maupun online bisa menjadi pilihan yang sangat bagus. Media massa misalnya, surat kabar, majalah, stasiun televisi, stasiun radio, dan media berita online. Asyiknya lagi bekerja di media massa, suasana kerja tidak terlalu formal dan umumnya pakaian yang dikenakan cenderung casual namun tetap rapi.

Bekerja di media massa biasanya mempunyai waktu yang cukup panjang bahkan tak jarang kamu akan sering lembur. Wajar saja, media massa itu kan harus kejar tayang untuk bisa segera menerbitkan berita. Kalau kamu memang siap dengan kondisi seperti itu, coba melamar kerja di media massa.

Perusahaan Umum

perusahaan umum

Sebagian besar perusahaan, terutama mereka yang sering membuat media promosi, membutuhkan staff desain grafis. Ketika bekerja di perusahaan tersebut, kamu akan menyediakan dan membuat desain-desain untuk keperluan promosi yang sifatnya internal. Artinya, kamu mendesain bukan untuk klien, tapi untuk kepentingan perusahaan itu sendiri atau bisa disebut juga dengan desain grafis in-house.

Penerbit

penerbit

Bekerja di penerbit buku atau media lainnya, kamu akan lebih banyak bertumbuk dengan teks yang sangat panjang dengan jumlah halaman yang cukup banyak. Sebab itu, kamu harus punya kreativitas lebih dalam merancang layout buku dan harus betah melihat teks selama berjam-jam lamanya.

Dalam merancang layout buku, kamu harus pandai memilih jenis huruf (font) yang pas agar tulisan mudah dibaca dan menata paragraf yang menarik agar orang tidak cepat lelah membaca. Selain itu, kamu dipaksa untuk bisa merancang desain cover atau sampul buku yang unik dan menarik. Nah, itulah jenis-jenis lapangan pekerjaan buat desainer grafis yang siapa tahu kamu tertarik untuk terjun di dalamnya.

Terlepas di tempat mana kamu bekerja, profesionalisme sebagai seorang desainer grafis tidak boleh dilupakan agar karier kamu semakin melesat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *